Malam Indonesia di Dortmund

Sebagai manusia, kepedulian kita kepada sesama merupakan salah satu nilai yang bersifat universal dan mampu menembus batas negara, ras atau suku bangsa. Hal ini tercermin dari kegiatan yang diselenggarakan Forum Masyarakat Indonesia di Dortmund. Pada tanggal 27 Juni 2009 lalu, dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke 10, FMID menyelenggarakan kegiatan malam penggalangan dana yang ditujukan untuk membantu biaya pendidikan dan kesehatan bagi anak-anak SD di Sleman-Yogyakarta bertajuk ´´Benefiz-Gala für Kinder In Not In Indonesia´´. Kegiatan yang diselenggarakan Dietrich Keuning Haus Stadt Dortmund tersebut didukung oleh KJRI Frankfurt dan Pemerintah Kota Dortmund.

Acara dimulai pukul 17.00 dan dihadiri oleh sekitar Angklung Dharma Wanita Persatuan KJRI Frankfu175 pengunjung yang terdiri dari masyarakat Indonesia dan Jerman. Para pengunjung dihibur oleh berbagai ragam kesenian tari dan musik tradisional serta pop Indonesia yang dimainkan oleh masyarakat Indonesia di Dortmund, Frankfurt, Bremen dan Amsterdam-Belanda. Pada acara tersebut KJRI Frankfurt menampilkan Grup Angklung Dharma Wanita Persatuan KJRI Frankfurt dan Tari Topeng Kelana Menakjingga yang dibawakan oleh salah satu staff Pensosbud KJRI Frankfurt. Selain dihibur oleh berbagai tarian dan lagu, para pengunjung juga dapat menikmati beragam kuliner khas Indonesia dan informasi atau brosur mengenai Indonesia yang disediakan pihak panitia penyelenggara.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Dortmund, Mr. Ulrich Sierau, memberikan sambutan yang isinya menyampaikan penghargaan terhadap organisasi masyarakat Indonesia di Dortmund yang seringkali ikut aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat. Mr. Sierau juga menyampaikan kekaguman terhadap keragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia dan menyatakan dukungannya jika kegiatan serupa akan diselenggarakan lagi dimasa yang akan datang. Melihat animo masyarakat yang cukup besar, Act. Konjen Frankfurt dalam sambutannya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini dan menyarankan agar FMID dapat melaksanakan kegiatan seperti ini secara berkala dan lebih inovatif dimasa yang akan datang.